Ramadan Penuh Kepedulian, SMPN 1 Borobudur Bagikan Zakat dan Sembako
SMPN 1 Borobudur menggelar berbagai kegiatan bernuansa religius dan sosial yang melibatkan siswa, guru, serta masyarakat sekitar.
MAGELANG – Suasana Ramadan di SMPN 1 Borobudur, Kabupaten Magelang terasa lebih semarak setelah para siswa menyelesaikan Assessment Tengah Semester Genap (ASTS).
Sekolah tersebut menggelar berbagai kegiatan bernuansa religius dan sosial yang melibatkan siswa, guru, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa hingga Jumat 10–13 Maret 2026. Sehari setelah pelaksanaan ASTS selesai, para siswa mengikuti sejumlah lomba yang berkaitan dengan penguatan nilai keagamaan dan kreativitas.

Beberapa diantaranya adalah lomba adzan, lomba kaligrafi, serta hafalan surat-surat pendek Al-Quran. Kegiatan penyegaran berupa nonton bersama untuk setiap kelas juga digelar, agar mereka tidak meresa jenuh.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter religius bagi para siswa selama bulan suci Ramadan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Borobudur, Anik Widayati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mengisi waktu siswa secara positif sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai religius sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk membangun karakter, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga kepedulian sosial,” ucap Anik pada TIMES Indonesia.
Menurutnya, rangkaian kegiatan sosial diawali pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan pembagian zakat fitrah kepada para siswa yang berhak menerimanya.
Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026, melalui bazar sosial yang digelar di lapangan upacara SMPN 1 Borobudur mulai pukul 08.00 WIB.

Bazar ini melibatkan siswa yang tergabung dalam OSIS dan Rohani Islam (Rohis) dengan jumlah sekitar 40 orang, di bawah pengawasan para guru.
Bazar tersebut menyediakan paket sembako bagi warga di sekitar sekolah dan pakaian pantas pakai.
Meski berlabel bazar namun barang-barang yang ada tidak diperjualbelikan. Warga yang membutuhkan, akan menerima bingkisan sembako yang berisi, minyak goreng, gula, serta beberapa mi instan.
Paket bantuan ini merupakan hasil pengumpulan dari para siswa, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Selain itu, pihak sekolah juga menyalurkan bantuan beras kepada 12 lembaga atau yayasan sosial yang terdiri dari pondok pesantren, panti asuhan, serta sekolah luar biasa (SLB). Masing-masing lembaga menerima 10 kantong beras.
Sementara untuk warga di sekitar sekolah, setiap dusun juga mendapatkan bantuan beras sebanyak 20 kantong, untuk 20 orang yang berhak, dengan berat masing-masing 2,7 kilogram.
Pendataan penerima bantuan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah desa setempat agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
Salah satu warga penerima bantuan, Ali Pawiro (63), warga Dusun Gayu, mengaku senang atas kepedulian dari pihak sekolah. Ia bahkan mengaku bahwa tahun sebelumnya ia juga sudah menerima bantuan tersebut.
“Alhamdulillah dapat bantuan. Harapannya tahun depan juga dapat dan semoga bantuannya bisa lebih banyak lagi,” ucapnya berharap.
Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Borobudur tidak hanya menghadirkan suasana Ramadan yang meriah di lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai berbagi dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


