Bebek Hitam Favorit Borobudur, Racikan Otentik yang Memikat Lidah Ustaz hingga Turis Polandia
Resto Bebek Hitam Favorit, meski nampak sederhana namun mempunyai banyak varian menu. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)

Bebek Hitam Favorit Borobudur, Racikan Otentik yang Memikat Lidah Ustaz hingga Turis Polandia

'Bebek Hitam Favorit Borobudur' di Mungkid, Magelang sajikan bebek bumbu hitam khas Jatim. Dirintis Erwin Yuniansyah sejak 2021, punya 162 menu. Digemari tokoh & turis asing.

TIMES Magelang,Jumat 24 April 2026, 11:31 WIB
607
H
Hermanto

MagelangDi tengah riuhnya jalur wisata menuju kemegahan Candi Borobudur, tepatnya di Jalan Mayor Kusen Km. 4, Ngrajek, Mungkid, terdapat sebuah resto yang menyimpan cerita tentang keteguhan dan sedapnya bumbu rempah.

Tempat itu bernama 'Bebek Hitam Favorit Borobudur', sebuah titik kuliner yang menjadi satu-satunya penyaji bebek bumbu hitam otentik di wilayah Magelang.

Saat disambangi pada, Jumat (24/4/2026) su

Lasana resto yang terletak persis di samping Kantor Diva Umrah & Haji Plus ini, meski sederhana namun tampak sangat hidup.

Sang pemilik, Erwin Yuniansyah, menyambut dengan senyum lembut. Siapa sangka, pria lulusan sarjana bahasa Inggris yang dulunya berprofesi sebagai penerjemah di salah salah satu stasiun TV ternama ini, kini justru mahir "menerjemahkan" resep tradisional menjadi hidangan yang diburu banyak kalangan.

article
Erwin Yuniansyah, selalu siap melayani para tamu yang datang di restornya. (FOTO; Hermanto/ TIMES Indonesia)

Perjalanan bisnisnya dimulai dari langkah kecil di dunia digital pada Februari 2021. "Awalnya saya hanya mencoba peruntungan melalui jualan online pada Februari 2021, hingga akhirnya setahun berselang memberanikan diri membuka rumah makan fisik karena melihat respon pasar yang bagus," ujar Erwin mengenang masa sulit pandemi yang justru menjadi titik baliknya.

Keunikan yang ditawarkan Erwin adalah keberanian melawan arus rasa di Jawa Tengah. Jika biasanya kuliner Magelangan identik dengan rasa manis, bebek hitam miliknya membawa karakter asli Jawa Timur yang asin dan gurih.

Bebek yang digoreng garing dipadukan dengan siraman bumbu hitam pekat yang kaya rempah, lalu disandingkan dengan pedasnya sambal korek yang meledak di lidah.

Erwin menjelaskan, bebek bumbu hitam ini punya rasa cenderung asin dan gurih khas Jawa Timur, dipadukan dengan sambal korek yang pedas agar benar-benar otentik bagi lidah penikmatnya.

Beragam Varian Menu

article
Salah satu menu yang diburu oleh para pecinta kuliner, Bebek Hitam paket ekonomis. (FOTO; Hermanto/ TIMES Indonesia)

Eksplorasi menu di sini pun tak main-main. Total terdapat sekitar 162 pilihan menu yang disusun untuk merangkul semua lapisan masyarakat.

Dari 18 varian olahan bebek hingga puluhan jenis minuman segar, semuanya terbagi dalam paket yang fleksibel.

Pelanggan bisa memilih Paket Ekonomis seperti Nasi Bebek Favorite seharga 32K, atau pilihan Paket Reguler, seperti Nasi Bebek Komplit seharga 50K. Bahkan bagi penyuka ayam, tersedia pilihan Ayam Kampung dan Ayam Negeri dengan berbagai teknik masak.

"Total ada 162 menu yang kami sediakan, mulai dari bebek, ayam kampung, ayam negeri, berbagi minuman dan cemilan, dengan pilihan harga ekonomis agar tetap terjangkau oleh semua lapisan masyarakat," tambahnya sembari menyiapkan hidangan untuk para pelanggan yang datang.

Kepiawaian Erwin menjaga rasa membuat restonya melampaui batas wilayah. Pelanggannya ada yang datang jauh dari Polandia, hingga tokoh-tokoh besar tanah air.

Sebut saja desainer ternama, Lia Afif hingga barisan pendakwah seperti Ustadz Wijayanto, Ustazah Indadari, Ustadz Ami Nur Baits, hingga Ustadz Salman Al Jogjawy (Sakti, mantan Sheila On 7).

Erwin menuturkan dengan rendah hati, bahwa ia kerap menerima pesanan dari para tokoh atau pemuka agama.

"Kami sering menerima pesanan ingkung bebek untuk para Ustadz seperti Ustadz Wijayanto hingga Ustadz Salman Al Jogjawy, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," aku pria kelahiran 2 Juni 1984 ini, kepada TIMES Indonesia.

Meskipun persaingan kuliner di Magelang semakin ketat, Erwin tetap tenang dengan prinsip konsistensi yang ia pegang teguh bersama dukungan istri dan orang tuanya. Baginya, bisnis bukan sekadar angka, tapi tentang pengabdian dan manfaat bagi warga sekitar.

Resto yang buka setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00-20.00 WIB, serta lebih awal pada akhir pekan dan tanggal merah, pukul 08.00-20.00 WIB ini, kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wajib bagi para pemburu rasa.

Mengakhiri perbincangan, Erwin memberikan sebuah wejangan berharga bagi mereka yang ingin terjun ke dunia usaha.

"Kunci bertahan di tengah banyaknya kuliner baru adalah konsistensi, karena sejatinya membangun bisnis itu adalah menjaga kepercayaan lewat rasa dan pelayanan yang stabil," pungkasnya.

Sebuah pesan sederhana, penuh makna namun sepekat bumbu hitamnya yang selalu dirindukan oleh para pelanggan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Hermanto
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Magelang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.