https://magelang.times.co.id/
Berita

Tragedi Affan Kurniawan, Seruan Damai dari Tokoh Muda Magelang

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:30
Tragedi Affan Kurniawan, Seruan Damai dari Tokoh Muda Magelang Aksi damai yang digelar oleh para driver Ojol Kota Magelang, sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya Affan Kurniawan. (FOTO; Hermanto/ TIMES Indonesia)

TIMES MAGELANG, MAGELANG – Insiden memilukan yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, saat terjadi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, telah menggugah empati publik dan memicu gelombang solidaritas dari komunitas ojol di berbagai daerah.

Affan, yang saat itu tengah mengantar pesanan, menjadi korban ketika kendaraan taktis milik Brimob melaju di tengah kerumunan massa. 

Ia tertabrak dan terlindas, lalu dinyatakan meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo. Peristiwa ini terjadi di tengah demonstrasi yang berlangsung ricuh, dan menimbulkan pertanyaan serius tentang prosedur pengamanan serta perlindungan terhadap warga sipil.

Aksi Solidaritas dan Tuntutan Keadilan

Pasca kejadian, ratusan pengemudi ojol menggelar aksi damai di depan Mako Brimob dan sejumlah titik strategis di Jakarta. 

Mereka menuntut transparansi dalam penanganan kasus serta jaminan perlindungan hukum bagi para pekerja lapangan.

Aksi-damai-yang-digelar-oleh-para-driver-Ojol-Kota-Magelang-b.jpgSalah satu tokoh muda dari Kota Magelang, Tanzillurohman, pengasuh Pondok Pesantren Selamat Kota Magelang. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) turut mengecam tindakan represif aparat dan mendesak pengusutan menyeluruh.

Presiden Prabowo Subianto, pun telah menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban dan berjanji akan menjamin kehidupan mereka. Namun, tuntutan keadilan dari masyarakat sipil terus bergema.

Seruan Damai dari Magelang

Pada Jumat (29/8/2025) tepatnya di Alun-alun Kota Magelang, hal serupa pun terjadi. Ratusan pengemudi ojol turut serta mengungkapkan rasa bela sungkawanya kepada Affan. Sayangnya, aksi damai yang mereka gelar tersusupi oleh oknum yang sengaja ingin memperkeruh keadaan, sehingga aksi mereka berubah menjadi anarkis. 

Di tengah suasana berkabung, Tanzilullrohman, tokoh muda sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Selamat, Kota Magelang, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dan menyayangkan kejadian tersebut.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan, dalam insiden demonstrasi di Jakarta. Semoga almarhum diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan,” terang Tanzil pada TIMES Indonesia, Sabtu (30/8/2025).

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas nasional.

“Marilah kita bersama-sama menahan diri agar tidak terprovokasi dan memperkeruh keadaan. Serahkan proses hukum kepada yang berwenang, dan ambillah hikmah dari peristiwa ini. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” papar Tanzil berharap. (*)

Pewarta : Hermanto
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Magelang just now

Welcome to TIMES Magelang

TIMES Magelang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.