Pisah Sambut Kepala SMPN 1 Borobudur Magelang, Tekankan Kekompakan dan Prestasi
SMPN 1 Borobudur, Kabupaten Magelang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah pada Kamis (4/6/2026), di ruang keterampilan
MAGELANG – SMPN 1 Borobudur, Kabupaten Magelang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah pada Kamis (4/6/2026), di ruang keterampilan sekolah.
Acara yang dihadiri seluruh guru, karyawan, serta komite sekolah ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Badrun Munir pada periode 2023–2026 dan dimulainya tugas Pj Kepala Sekolah Miftah Habi Yuniarto.
Dalam sambutannya, Badrun Munir menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan selama tiga tahun memimpin di SMPN 1 Borobudur.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama ini dan mohon maaf jika banyak kekurangan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa SMPN 1 Borobudur telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional, serta berharap pembangunan sarana berbasis wisata yang masih berlangsung dapat segera selesai dan dimanfaatkan.
“Bangunan yang ada di pojok sekolah itu dibangun dengan swadana, dan kerjasama dengan pihak ke tiga melalui MoU yang jelas dan transparan, bukan dari dana komite. Bangunan itu diharapkan bisa mendukung kegiatan sekolah dan kurikulum berbasis wisata,” tambahnya.
Usai masa jabatannya, Badrun Munir akan kembali mengabdi sebagai guru Bahasa Inggris, di SMPN 2 Mertoyudan.

Dukungan dari Kepala Desa Bumiharjo, Margito yang mewakili komite, juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Badrun Munir.
"Saya mewakili komite mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Badrun Munir yang telah membimbing dan memajukan SMPN 1 Borobudur selama tiga tahun,” katanya.
Ia menyoroti keberhasilan membuka akses jalan dari Sigug ke Sorotanan yang sebelumnya mengganggu aktivitas siswa.
“Dengan kerja sama dan MoU yang dibuat, akhirnya akses jalan terwujud dan tahun ini akan diaspal dengan bantuan gubernur,” jelasnya.
Margito juga berharap kepemimpinan baru di bawah Miftah Habi, ini akan membawa semangat akademik dan membawa SMPN 1 Borobudur semakin maju.
"Saya yakin dengan kehadiran Bapak Miftah, SMPN 1 Borobudur akan lebih eksis dan bermartabat,” ujarnya.
Selain itu, Margito juga menekankan tantangan zonasi yang membuat sekolah menerima banyak siswa dengan kemampuan yang sangat beragam.
“Kami percaya dengan pengalaman beliau, akan ada inovasi pembelajaran untuk mengangkat kemampuan siswa yang slow learner,” tambahnya dengan nada canda.
Sementara itu, kepala SMPN 1 Salaman yang menjadi Pj. Kepala SMPN 1 Borobudur, Miftah Habi Yuniarto, memperkenalkan diri dengan penuh kerendahan hati. Sekolah hebat tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh tim yang kompak dan saling mendukung.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara guru, komite, dan masyarakat. “Segala sesuatu berdasar dari komunikasi. Tanpa komunikasi, sehebat apa pun akan sulit berjalan," tegasnya.
Miftah juga menegaskan peran guru sebagai kunci keberhasilan. "Tidak ada kepala sekolah yang hebat tanpa guru yang hebat,” lanjutnya. Karena itu ia meminta dukungan penuh dari seluruh pihak agar amanah yang diembannya dapat dijalankan dengan baik.
“Karena saya ada di dua sekolah, saya mohon maaf jika tidak bisa melayani seratus persen, tetapi saya bertekad memberikan yang terbaik untuk SMPN 1 Borobudur,” tutupnya.
Dengan capaian prestasi yang telah diraih dan semangat kebersamaan yang ditegaskan, SMPN 1 Borobudur di bawah kepemimpinan Miftah Habi Yuniarto diharapkan semakin maju, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan kurikulum berbasis wisata. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

