Son Heung-min: Warisan Besar dan Misi Terakhir di Piala Dunia 2026
Son Heung-min, ikon Korea Selatan, menatap Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar setelah karier gemilang di Eropa dan MLS.
JAKARTA – Nama Son Heung-min tak lagi sekadar identik dengan prestasi individu, melainkan simbol konsistensi dan evolusi pemain Asia di panggung sepak bola dunia. Menjelang Piala Dunia 2026, kapten Korea Selatan itu memasuki fase krusial dalam kariernya—bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai ikon generasi.
Di usia matang dan dengan pengalaman lintas kompetisi elite, Son datang dengan satu misi: menutup perjalanan Piala Dunia dengan capaian yang lebih besar dari sebelumnya.
Konsistensi dan Evolusi di Level Elite
Karier Son dibangun dari fondasi yang tidak instan. Ia memulai debut profesional di Hamburger SV sebelum berkembang di Bayer Leverkusen. Total 49 gol di Bundesliga menjadi batu loncatan menuju panggung yang lebih besar.
Puncaknya terjadi saat bergabung dengan Tottenham Hotspur pada 2015. Dalam satu dekade, Son menjelma menjadi salah satu penyerang paling komplet di Premier League. Ia mencetak 173 gol dari 454 pertandingan—angka yang mencerminkan konsistensi, bukan sekadar performa sesaat.
Musim 2021/22 menjadi penegasan kualitasnya ketika ia meraih Sepatu Emas dengan 23 gol tanpa satu pun penalti. Kemampuan dua kaki yang seimbang—11 gol kaki kanan dan 12 kaki kiri—menjadi indikator efisiensi teknis yang jarang dimiliki pemain lain.
Tak hanya itu, kontribusinya dalam kreativitas juga signifikan. Dalam kurun 2015–2025, ia mencatat tiga musim dengan dua digit assist di liga, menegaskan perannya bukan sekadar finisher, tetapi juga playmaker.
Trofi, Kepemimpinan, dan Babak Baru
Musim terakhirnya di Tottenham menjadi penutup sempurna. Sebagai kapten, Son membawa timnya meraih gelar UEFA Europa League setelah mengalahkan Manchester United 1-0 di final. Itu menjadi trofi mayor pertamanya sekaligus mengakhiri penantian panjang klub.
Momen mengangkat trofi dengan bendera Korea Selatan di pundak menjadi simbol pencapaian personal dan nasional.
Langkah berikutnya membawa Son ke Amerika Serikat, bergabung dengan Los Angeles FC di Major League Soccer pada 2025. Keputusan ini bukan sekadar perpindahan liga, tetapi bagian dari strategi menjaga performa menuju Piala Dunia 2026.
Rekor dan Statistik yang Mendefinisikan
Di level internasional, Son adalah pemegang rekor penampilan terbanyak Korea Selatan dengan 140 caps dan 54 gol—mendekati rekor legenda Cha Bum-kun.
Di Piala Dunia, ia telah mencetak tiga gol—menyamai rekor nasional bersama Park Ji-sung dan Ahn Jung-hwan. Satu gol tambahan di 2026 akan menyamai rekor Asia milik Keisuke Honda.
Lebih dari sekadar angka, statistik ini menunjukkan satu hal: Son adalah representasi konsistensi Asia di panggung global.
Narasi Piala Dunia: Dari Air Mata ke Harapan
Sejak debut di Piala Dunia 2014, perjalanan Son tidak selalu mulus. Ia sempat tersingkir di fase grup dan bahkan meninggalkan turnamen dengan air mata.
Namun, momen heroik muncul di Piala Dunia 2018 saat Korea Selatan mengalahkan juara bertahan Jerman 2-0—sebuah kemenangan yang tetap dikenang hingga kini.
Di Piala Dunia 2022, meski bermain dengan cedera wajah, Son menunjukkan kepemimpinan luar biasa. Assist krusialnya melawan Portugal membawa Korea lolos ke babak 16 besar setelah 12 tahun penantian.
Generasi Emas dan Target 2026
Kini, di bawah arahan Hong Myung-bo, Korea Selatan yang bergabung di Grup A bersama Meksiko, Afrika Selatan dan Rep Ceko, memiliki skuad yang disebut sebagai “generasi emas”. Nama-nama seperti Lee Kang-in, Kim Min-jae, dan Hwang Hee-chan menjadi tulang punggung baru.
Namun, di atas semua itu, Son tetap menjadi pusat gravitasi tim—baik secara teknis maupun mental.
Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen berikutnya. Bagi Son Heung-min, ini adalah panggung terakhir untuk mengukuhkan warisan—bukan hanya sebagai pemain terbaik Korea Selatan, tetapi sebagai salah satu ikon terbesar Asia sepanjang masa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

