https://magelang.times.co.id/
Olahraga

John Herdman: Indonesia Punya Visi Jelas dan Basis Suporter Besar

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:55
Herdman Pilih Timnas Indonesia Karena ‘Fanatik dan Potensial’ John Herdman saat perkenalaan secara resmi sebagai pelatih kepala baru timnas Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2025). (Kemenpora)

TIMES MAGELANG, JAKARTA – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan alasan di balik keputusannya menerima pinangan PSSI setelah resmi diperkenalkan di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Herdman mengaku memilih tim Garuda ketimbang tawaran dua negara lain, Jamaika dan Honduras, karena melihat Indonesia memiliki arah pengembangan sepak bola yang jelas, kualitas pemain yang menjanjikan, dan basis pendukung yang sangat besar.

“Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya memahami dinamika di sana. Namun dengan populasi 280 juta dan mayoritas pencinta sepak bola, ini adalah tempat yang tepat,” ujar Herdman dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta.

Pelatih asal Inggris tersebut menandatangani kontrak skema 2+2 tahun dan juga dipercaya menangani tim U-23 Indonesia. Ia menekankan pentingnya integrasi program dari kelompok usia muda hingga tim senior agar proses transisi pemain berlangsung mulus.

“Bekerja bersama tim pelatih U-20 dan U-23 menjadi hal penting ketika kita bicara konsistensi dalam filosofi, budaya, dan taktik. Jika ada pemanggilan ke tim senior, pemain harus siap,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, PSSI turut memperkenalkan Cesar Meylan sebagai pelatih fisik. Meylan adalah rekan kerja lama Herdman sejak membesut tim putri Selandia Baru hingga Kanada dan Toronto FC.

Tekanan sebagai “privilege”

Herdman mengaku tidak gentar dengan ekspektasi besar publik sepak bola Indonesia. Menurutnya, tekanan justru dapat menjadi energi tambahan bagi tim.

“Tekanan adalah sebuah keistimewaan. Anda datang bukan hanya memimpin tim, tetapi juga membawa negara. Energi para pendukung bisa menjadi anugerah,” kata Herdman.

Target jangka panjang menuju Piala Dunia

Indonesia gagal merebut tiket Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak pada babak kualifikasi. Kegagalan itu membuat kontrak Patrick Kluivert dihentikan lebih cepat.

Herdman meminta publik realistis soal proses menuju Piala Dunia. Ia mencontohkan pengalaman bersama Kanada yang baru kembali tampil di Piala Dunia 2022 setelah absen 36 tahun.

“Lolos Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Itu butuh tahapan. Indonesia telah mengambil langkah besar dan kita harus melanjutkannya,” tegasnya.

Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa tantangan besar itu justru menjadi motivasinya datang ke Indonesia. “Inilah kesempatan yang membuat saya bangun setiap pagi,” katanya. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Magelang just now

Welcome to TIMES Magelang

TIMES Magelang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.